Kubah Masjid Al Aqsa

Fast response info Harga Kubah Masjid: +6281333735000 (Wahyu Agus Ariadi)

Masjid Al Aqsa atau Masjidil Aqsha menjadi salah satu tempat suci bagi umat Islam. Hal ini karena Masjid Al Aqsa adalah kiblat pertama bagi umat Islam sebelum akhirnya turun wahyu kepada Nabi Muhammad SAW untuk mengubah arah kiblat ke Baitullah. Di Masjid Al Aqsa itu pula, Rasulullah SAW diketahui melakukan Isra’ dan perjalanan Mi’raj. Bangunan Masjid Al Aqsa ini pun termasuk di dalam bagian kompleks bangunan suci di Kota Lama, Yerusalem. Lebih tepatnya di Yerusalem bagian timur. Selanjutnya Masjid Al Aqsa menjadi salah satu dari 3 masjid suci yang dianjurkan untuk diziarahi oleh umat muslim dunia selain Masjid Nabawi dan juga Masjid Haram. Sebagaimana halnya yang disebutkan dalam hadits shahih untuk berziarah ke Masjid Nabawi, Masjid Haram, dan Masjid Al Aqsa.

Akan tetapi, sekarang ini banyak media dunia yang mengabarkan bahwa Masjidil Aqsa yang sebenarnya adalah masjid Kubah as Sakhra atau yang lebih populer disebut Masjid Dome of The Rock. Berita tersebut tersebar begitu saja tanpa diketahui mulai kapan beredar dan darimana asal muasalnya. Berita yang menyangkut masjid dengan kubah masjid terindah di dunia atau berkubah emas segienam itupun pada akhirnya ramai dibicarakan masyarakat dunia. Banyak ulasan seputar masjid bersejarah umat Islam Masjidil Aqsha yang diakui sebagai Masjid Kubah as Sakhra. Fokus berita tersebut bahkan marak dikembangkan dalam bentuk gambar masjid indah di dunia, postcard bergambar masjid, buku turisme, serta kalender islami. Namun, informasi ini tentu tidak boleh diterima mentah-mentah dan harus dicari tahu kebenarannya.

Sebenarnya kubah Masjid Al Aqsa berupa kubah hijau yang dibangun oleh Nabi Adam as pasca rampung membangun Baitul Haram. Namun, seiring waktu bangunan Masjidil Aqsha sebagai masjid kedua di muka bumi tersebut didapati roboh lantaran dimakan usia. Hingga pada akhirnya bangunan masjid dibangun ulang oleh Nabi Daud as yang kemudian disempurnakan kembali oleh Nabi Sulaiman AS.

Bila ditelurusi Masjidil Aqsha sebenarnya menjadi salah satu bangunan yang sangat ingin dirobohkan kaum Yahudi. Karenanya tidak heran bila kaum Yahudi terus-menerus mencoba untuk merobohkan bangunan agung Masjid Al Aqsa. Mengapa kaum Yahudi sangat ingin merobohkan Masjid Al Aqsa? Hal tersebut dilakukan tidak lain seperlu membangun sebuah Haikal Sulaiman seperti yang selama ini mereka dongengkan kepada anak cucu mereka.

Salah satu cara yang diluncurkan secara gencar agar dapat melakukan rencana perobohan tersebut yaitu penyebar berita dan pengetahuan yang keliru. Tanpa ragu mereka menyebar berita palsu yang dibuat-buat kepada masyarakat dunia. Berita dan informasi seputar masjid suci Masjid Al Aqsa yang dibelokkan pun menyebar meluas di dunia. Mereka menyebar bahwa yang dimaksud dengan Masjid Al Aqsa sebenarnya adalah Masjid Qubbah Shakhrah dengan kubah masjid berwarna kuning yang ada di sampingnya. Memang benar bila bangunan Masjid Qubbah Shakhrah masih berdiri di dalam kompleks pagar Harom. Akan tetapi, perlu digarisbawahi bahwa bangunan masjid tersebut tentu bukanlah yang dimaksud dengan Masjidil Aqsha atau Masjid Al Aqsa.

Di waktu bersamaan dengan beredarnya berita palsu tersebut, secara diam-diam kaum Yahudi diketahui pula melakukan penggalian bawah tanah Masjid Al Aqsha yang sebenarnya. Penggalian dilakukan tentu tidak lain agar bisa menyerang lalu merobohkan bangunan masjid suci dari dalam. Oleh karena inilah, penting bagi umat Islam untuk menyadari dan mengetahui info benar seputar masjid suci Masjid Al Aqsa. Sebelum berita yang salah berkembang lebih luas lagi pada umat Islam dan terlambat mengetahui kalau Masjidil Aqsha yang asli sudah dihancurkan.

Dalam hal ini memang lebih baik untuk selalu berhati-hati dalam menyebarkan berita atau mengabarkan kebenarnya kepada umat Islam lainnya. Saring setiap informasi berita. Informasi yang benar pun harus disebarluaskan kepada generasi muda. Hal ini agar generasi muda umat Islam tidak ragu ataupun tidak keliru dalam menunjuk mana bangunan Masjid Al Aqsa yang asli. Berita yang benar mesti disebarluaskan dan diluruskan demi kebaikan bersama, terutama kebaikan umat Islam.

Inilah Kubah Masjid Terindah di Dunia

Fast response info Harga Kubah Masjid: +6281333735000 (Wahyu Agus Ariadi)

Masjid adalah rumah Allah SWT yang berfungsi sebagai tempat ibadah umat Islam. Mengingat fungsi pentingnya tersebut, kini masjid-masjid mulai didesain begitu indah. Tidak terkecuali untuk kubah masjid. Dalam pembangunan masjid, kubah itu sendiri menjadi unsur arsitektur yang selalu dihadirkan. Ada kubah berbentuk separuh bola, bentuk mirip bawang, bentuk piring, serta kerucut dengan permukaan yang melengkung keluar.

Bentuk kubah masjid memang cukup bervariasi. Namun, satu hal yang pasti kubah masjid ditempatkan di posisi paling tinggi di atas bangunan masjid. Kubah menjadi atap yang karenanya perlu diletakkan di atas rangka bangunan misalnya rangka bangunan petak yang menggunakan pendentive atau singgah kubah.

Dengan adanya sejumlah kubah masjid yang dibuat cukup bervariasi, sekarang ini banyak pula masjid yang mendapat predikat masjid dengan predikat Kubah Masjid Terindah di Dunia. Berikut diberikan beberapa bangunan masjid dengan kubah masjid terindah di dunia:

 

  1. Masjid Saint Petersburg
    Masjid Saint Petersburg di Moskow Rusia menjadi masjid terbesar di Benua Eropa. Tidak hanya menjadi masjid terbesar tetapi termasuk pula dalam jajaran masjid dengan kubah masjid terindah di dunia. Bentuk kubah masjid cukup besar yang konon terinspirasi dari bangunan maosolium yang dibangin abad ke-15 yakni Gur Emir, Samarkand. Konstruksi kubah masjid begitu unik mirip seperti sarang lebah madu. Dari ornamen bagian dalam kubah masjid bisa dilihat bahwa konstruksi sarang lebah memiliki rangkaian berukir hexagonal. Lebih terlihat menarik lagi karena adanya baluran warna biru yang mendominasi hiasan dalam kubah masjid. Kubah masjid Saint Petersburg yang begitu indah itu pun bisa terlihat bahkan dari Jembatan Trinity
  2. Masjid Suneri
    Bangunan Masjid Suneri terletak di Lahore Pakistan merupakan salah satu kubah masjid terindah di dunia. Masjid ini hadir dengan tiga buah kubah emas. Kubah yang pertama menjadi kubah utama, sementara dua kubah yang lain tampak kokoh di sisi kanan dan kiri kubah utama.
  3. Masjid Jame’ Asr
    Kubah masjid terindah di dunia berikutnya dimiliki oleh Masjid Jame’ Asr atau Masjid Bandar seri Begawan, Brunei. Tampil beda, Masjid Jame’ Asr memiliki 29 kubah masjid. Kesemua kubah tersebut dibuat dari unsur emas murni 24 karat. Jadi bisa dibayangkan bukan keindahannya.
  4. Masjid Sheikh Zayed atau Grand Mosque
    Masjid Sheikh Zayed (Grand Mosque) terdapat di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Masjid dibangun dengan kurang lebih 92 kubah yang menutup bangunan masjid. Kubah-kubah tersebut ditopang sejumlah tiang besar yang cantik karena berhias marmer kaya warna. Sehingga dijamin membuat setiap orang terkesima. Masjid dengan kubah masjid terindah di dunia ini diketahui memiliki menara setinggi 115 meter.
  5. Masjid Sultan Ahmet Camii
    Masjid Sultan Ahmet Camii berada di Istanbul Turki. Masjid dibangun pada awal tahun 1600-an oleh Sultan Ahmet I. Bangunan masjid tampak kokoh dengan 6 menara yang mengelilinginya. Masjid ini populer pula disebut blue mosque. Masjid Sultan Ahmet Camii memiliki kubah besar berdiameter 23 meter dan tinggi 43 meter. Kubah masjid dilengkapi pula dengan 260 jendela kaca sebagai pemantul cahaya.
  6. Masjid Shah Jahan
    Masjid Shah Jahan dibangun oleh Raja Shah Jahan tahun 1647. Konstruksi bangunan masjid menggunakan bata merah. Uniknya terdapat 100 kubah sehingga membuat Masjid Shah Jahan menjadi salah satu masjid dengan kubah masjid terbanyak di dunia. Dengan desain kubah tersebut suara imam sholat terdengar menggema hingga seluruh penjuru masjid. Terdapat dua buah kubah utama Masjid Shah Jahan baik, dinding dan keseluruhan pilarnya berhiaskan mozaik motif bunga yang didominasi warna putih dan biru. Namun, ada pula motif geometris yang cantik.
  7. Masjid Dian Al-Mahri
    Masjid dengan kubah cantik berikutnya Masjid Dian Al-Mahri berada di Depok, Indonesia. Masjid berkubah emas ini pun ramai dibicarakan masyarakat lataran nampak berkilau dari kejauhan. Oleh karena itu pula Masjid Dian Al-Mahri disebut sebagai Masjid Kubah Emas. Tepatnya ada lima buah kubah masjid. Satu kubah utama memiliki ukuran besar sementara empat kubah lainnya lebih kecil dan didapati mengelilingi kubah utama. Kelima kubah emas tersebut semuanya berbalut emas 18 karat setebal 2 – 3 mm.

Baca juga: Kontraktor Kubah Masjid Enamel

Kubah Masjid Terbang di Maluku

Kubah Masjid Terbang di Maluku

Fast response info Harga Kubah Masjid: +6281333735000 (Wahyu Agus Ariadi)

Kubah Masjid Terbang di Maluku

 

Sempat beredar berita yang menghebohkan masyarakat Indonesia. Berita Kubah Masjid Terbang yang dimaksud yaitu mengenai sebuah kubah salah satu masjid di Kailolo, Ambon, Maluku Tengah. Konon kubah berbobot ribuan kg tersebut terbang. Berita tersebut santer terdengar dan menggemparkan pada tahun 2003 lalu.

Baca juga: Pembuat dan Penjual Kubah Masjid di Kab Maluku Tengah

Bila Anda pernah menyaksikan rekaman video amatir kubah masjid yang terang di langit Maluku, sekiranya memang membuat terheran. Karena mengingat berat kubah yang mencapai ribuan kilogram. Tentu tidak bisa dipercaya bila kubah berbobot ribuan kg bisa terbang mengambang di udara tanpa bantuan alat seperti halnya kapas.

Sebenarnya, peristiwa kubah masjid terbang adalah peristiwa lawas yang terjadi sekitar tahun 1993. Menurut rekaman video amatir yang secara luas disiarkan di salah satu stasiun televisi tanah air diketahui bahwa kubah tersebut adalah kubah Masjid Nadhatul Saha. Pada waktu itu masjid tengah direnovasi dan tidak ada yang menyangka bila akan terjadi keajaiban saat akan menaikkan kubah masjid.

Tidak ada penjelasan terkait apa yang sebenarnya terjadi pada waktu itu. Namun, peristiwa ini sudah menjadi fenomena yang mempertontonkan pemandangan yang sulit dipercaya. Kubah masjid terbang di udara yang diiringi dengan lantunan kalimat tauhid Laa ilaaha illallah oleh masyarakat sekitar Masjid Nadhatul Saha berdiri.

 

Kontroversi Fenomena Kubah Masjid Terbang

Tentu saja fenomena ini mengundang kontraversi perdebatan. Ada kelompok yang berujar fenomena tersebut adalah bukti dan tanda kekuasaan Allah SWT. Akan tetapi sebagian yang lain ada pula yang menyebutkan itu adalah ulah jin Islam. Sementara yang lainnya meyakini fenomena tersebut adalah sekedar reyakasa untuk mencari sensasi. Memang bila video yang beredar luas diamati secara seksama terlihat ada kawat putih yang cukup tersamarkan oleh awan. Alhasil kawat putih tidak begitu ketara jelas dari jangkauan mata.

Untuk kalangan yang menyakini kubah masjid terbang adalah fenomena rabbani, mereka yakin bahwa Allah SWT memang ingin menunjukkan bukti kekuasaan-Nya. Di jaman modern seperti sekarang tentu hal tersebut bisa saja terjadi. Mereka berujar bukankah ayaturrahman juga terlihat di negara Afghanistan saat umat muslim di sana berjihat melawan komunis Soviet. Bukti lainnya masjid-masjid di Banda Aceh yang tetap berdiri dengan kokohnya meski semua bangunan sudah luluh lantah dan hancur lantaran disapu gelombang tsunami dahsyat. Hal ini pun serupa seperti yang didapati di Kobe, Jepang saat ada gempa hebat menerjang ataupun pengeboman tahun 1995. Masjid Kobe tetap berdiri megah hingga sekarang. Sama sekali tidak ada yang salah bila memang Allah SWT ingin menunjukkan kekuasaan dan kebesaran-Nya kepada umat yang hidup di dunia. Karena hal tersebut mungkin saja terjadi.

Sementara sebagian yang lain amat yakin bila kubah masjid terbang di Ambon adalah ulah jin. Dalam hal ini tentu bukan masalah berarti bila jin itu muslim ataupun bukan. Karena meski beragama Islam sama sekali tidak ada jaminan jin tersebut akan berbuat shahih. Karenanya bisa jadi pula bila jin menunjukkan hal gaib kepada masyarakat awam. Sehingga pada akhirnya muncul kepercayaan bagi jamaah masjid untuk memberi sesajen, sesembahan, atau lainnya yang mana sebenarnya malah membuat umat Islam terjerumus ke dalam kesyirikan. Untuk itu, sebaiknya senantiasa waspada supaya tidak memuji ataupun kagum kepada makhluk lain yang lebih rendah derajatnya dibanding manusia yang dibekali akal oleh Allah SWT.

Akan tetapi, tidak sedikit pula yang meyakini bahwa kubah masjid terbang di Ambon adalah rekayasa belaka. Fenomena terbangnya kubah masjid dibuat sengaja untuk iseng atau membohongi umat Islam. Seperti pemaparan sebagian kalangan, video amatir adalah rekayasa dengan cara menghilangkan gambar kawat yang menjadi tumpuan menggantungkan kubah. Dulu pun sempat terjadi kasus pembohongan dimana diberitakan bahwa Neil Armstrong yang menjadi orang pertama menginjakkan kaki di bulan mendengar suara azan. Kabarnya Neil kemudian sadar dan memeluk agama Islam. Hingga maraklah pendakwah yang mengatakan terdengar azan di bulan dan hidayah Allah SWT sudah turun kepada astronot berkebangsaan Amerika yang menjadi mualaf karena mendengar azan di bulan. Selanjutnya bereda berita baru bahwa berita awal adalah bohong. Dipaparkan bahwa Neil menampik mendengar suara azan di bulan dan Neil pun tetap menganut agama lamanya.

Terkait fenomena kubang masjid terbang di Ambon bisa jadi tidak beda dengan kasus pembohongan serupa. Sehingga ada baiknya bila tidak tergesa-gesa mengganggap suatu fenomena sebagai mukjizat ataupun bukti kebesaran Allah SWT. Meskipun sebagai umat Islam sama sekali tidak mengingkati adanya mukjizat dan juga Allah SWT yang Maha Kuasa. Lebih cermat dan lebih cerdas dalam menganalisis tiap kejadian yang ada. Tentunya masih banyak bukti kebesaran Allah SWT yang amat patut untuk disadari. Sehingga sudah seharusnya sebagai hamba bisa semakin taat.

Baca juga: Harga Kubah Masjid

Kubah Masjid Nabawi Madinah

Kubah Masjid Nabawi Madinah

Fast response info Harga Kubah Masjid: +6281333735000 (Wahyu Agus Ariadi)

Kubah Masjid Nabawi MadinahApa yang terlintas pertama kali dalam pikiran anda saat mendengar nama kota Madinah? Kota Madinah adalah salah satu kota utama di Arab Saudi. Kota ini didapati selalu ramai pengunjung terutama karena dikunjungi oleh umat Islam dari seluruh penjuru dunia. Tujuan umat Islam mengunjungi Madinah salah satunya yaitu seperlu berziarah dan mengunjungi Masjid Nabawi.

Ada pahala berlipat ganda dan banyak keutamaan yang dijanjikan kepada para muslimin yang beribadah di Masjid Nabawi. Masjid Nabawi itu sendiri termasuk masjid tersuci kedua dalam sejarah Islam yang aman sekaligus menjadi tempat peristirahatan terakhir atau tempat dimakamkannya baginda Nabi Muhammad SAW.

Al Masjid Al Nabawi dibangun Rasulullah SAW yang mana selanjutnya dirombak, diperluas, dan dihias dengan sejumlah fitur menawan. Salah satu bagian yang penting dari bangunan masjid ini adalah Kubah Masjid Nabawi Madinah yang didapati berwarna hijau apik. Untuk bagian kubah masjid berwarna hijau tersebut sebenarnya dibangun pertama kali oleh Sultan Qalawun pada tahun 1817 dan baru dicat warna hijau pada tahun 1839. Kubah hijau Masjid Nabawi juga begitu populer dengan nama Dome Nabi yang mana ruang di bawahnya mampu menampung lebih dari dua juta orang jamaah dalam waktu bersamaan. Dome Nabi berwarna hijau ini juga menyimpan sejarah yang menarik untuk dicari tahu. Terutama bagi umat muslim. Berikut sekilas pembahasannya:

 

Kubah Hijau Masjid Nabawi di Atas Makam Nabi Muhammad SAW

Kubah berwana hijau Masjid Nabawi berada tepat di atas makam Nabi Muhammad SAW. Namun, kubah tersebut dahulu sebenarnya belum ada hingga abad ke-7. Adapun ust. Ali Hafid Hafizahullah berujar bahwa belum penah ada kubah di atas makam Rasulullah atau di atas kamar suci. Dulu terdapat kayu memajang berukuran setengah ukuran orang di atap masjid yang sejajar dengan kamar. Kayu tersebut digunakan untuk membedakan antara kamar dengan sisa atap masjid.

Seperti yang sekilas sudah disebutkan di awal, kubah masjid terindah di dunia kubah Masjid Nabawi dibangun pertama kali oleh Sultan Qalawun. Awalnya dulu kubah Masjid Nabawi berwarna seperti warna kayu pada umumnya. Namun, berangsur-angsur warna kubah menjadi putih, biru, dan hijau. Warna hijau kubah itu pun terus dipertahankan sampai sekarang. Sultan Qalawun pula yang membuat kubah warna hijau di atas makam baginda Rasulullah SAW pada tahun 678 H. Pada sisi bawah kubah berbentuk empat persegi panjang. Sementara pada sisi atas kubah berbentuk delapan persegi yang berlapiskan kayu. Selanjutnya didirikan di atas tiang yang tepat mengelilingi kamar. Supaya kokoh dikuatkan dengan papan dari bahan kayu yang mana dikuatkan lagi dengan material tembaga. Baru di atasnya ditempatkan kayu dengan kayu yang lain.

 

Pembaruan Kubah Masjid Nabawi

Pembaruan Kubah Hijau Masjid Nabawi baru dimulai pada masa An-Nasir Hasan bin Muhammad Qalawun. Keretakan ditemukan pada papan kubah dengan tembaga. Oleh karenanya dilakukan pembaruan dan penguatan kembali pada tahun 765 H pada zaman Al-Asyraf Sya’ban bin Husain bin Muhammad. Akan tetapi kembali ditemukan kerusakan lagi. Kerusakan pada kubah Masjid Nabawi diperbaiki pada tahun 881 H atau tepatnya pada masa Sultan Qaytabai.

Sebenarnya pada tahun 886 H sempat terjadi suatu musibah. Adapun musibah tersebut terjadi saat rumah dan juga kubah masjid turut terbakar lantaran kebarakan pada Masjid Nabawi. Selanjutnya pada tahun 887 H yakni pada masa Sultan Qaytabai kerusakan kubah akibat kebakaran diperbarui dengan membuat pondasi. Pondasi dibangun dari bahan kayu yang menancap kuat di tanah Masjid Nabawi hingga puncak ketinggian.

Hanya saja pasca kubah selesai diperbarui, ternyata bagian atas didapati belum kokoh benar. Karena meyakini tidak mungkin untuk dilakukan pembongkaran lagi, maka Sultan Fayyabi memerintahkan untuk menghancurkan bagian atasnya. Hingga akhirnya pembangunan diulang kembali tentunya lebih kuat menggunakan material semen putih. Akhirnya renovasi kubah masjid Nabawi rampung digarap menghasilkan bangunan yang kuat dan kokoh pada tahun 892 H.

Pada tahun 1253 H, yaitu pada masa pemerintahan Sultan Abdul Hamid Al-Utsmani keluar perintah untuk mengecat kubah Masjid Nabawi menjadi warna hijau. Adapun yang pertama kali mengecat kubah menjadi warna hijau adalah Sultan Abdul Hamid. Warna cat tersebut selanjutnya diperbarui terus-menerus tiap kali dibutuhkan dan berlangsung sampai saat ini. Karena sejarah pembaruan dan pewarnaan kubah masjid Nabawi inilah kubah masjid selanjutnya dinamakan kubah hijau karena dicat hijau.

 

Nama Lain Kubah Masjid Nabawi

Sebenarnya sebelum dicat warna hijau, kubah Masjid Nabawi juga sempat disebut Kubah Putih, Kubah Biru, dan Fayha. Selain nama kubah Masjid Nabawi yang berganti-ganti, ada pula satu bagian masjid yang amat populer. Yakni Raudhlah atau taman surga. Raudhlah berada di antara mimbar dan juga makam Rasulullah SAW yang dulunya adalah rumah. Doa-doa umat muslim yang dipanjatkan di Raudhlah insyaAllah akan dikabulkan oleh Allah SWT. Maha Suci Allah dan Maha Besar Allah, semoga terbuka kesempatan untuk mengunjungi Masjid Nabawi berkubah apik.

Baca juga: Kontraktor Kubah Masjid Enamel dan harga kubah masjid

HARGA KUBAH MASJID STAINLESS

Harga Kubah Masjid Stainless

Fast response info Harga Kubah Masjid: +6281333735000 (Wahyu Agus Ariadi)


Harga Kubah Masjid Stainless

Masjid merupakan tempat suci bagi umat islam. Keberadaannya tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah tetapi juga digunakan sebagai pusat pengembangan agama. Masjid menjadi sarana yang utama bagi umat islam, hal itu dapat dilihat dari kisah Nabi Muhammad S.A.W ketika melakukan perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah. Ada tiga hal yang dilakukan Nabi Muhammad S.A.W ketika tiba di kota Madinah salah satunya yaitu membangun masjid, yang dikenal dengan Masjid Nabawi. Karena fungsi masjid yang sesungguhnya bukan hanya beribadah semata namun sebagai pusat kegiatan umat islam.

Karena fungsi masjid yang begitu istimewa karena sebagai tempat beribadat bagi umat islam banyak hal – hal yang menjadi pusat perhatian pada bangunan masjid itu sendiri. Dari segi bentuk, ornamen, dan hal – hal lain yang ada pada bangunan msjid itu sendiri. Salah satu benda yang menjadi ciri sebuah bangunan masjid adalah kubah. Saat ini banyak sekali jenis kubah yang tersedia salah satunya adalah kubah masjid titanium dan harga kubah masjid titanium sangat bervariasi.

Kubah masjid titanium merupakan jenis kubah yang dibuat dari bahan dasar titanium. Kubah dengan jenis ini merupakan jenis kubah yang banyak ditemui mulai dari daerah perkotaan sampai pedesaan. Bahan titanium dianggap sebagai bahan yang luar biasa karena jenis bahannya yang mengkilap dan tidak memerlukan perawatan. Dahulu kubah titanium hanya memiliki bentuk yang rata–rata berbentuk setengah lingkaran saja. Namun seiring berkembangan zaman bentuk dari kubah ini semakin berkembang. Saat ini ada beragam bentuk kubah titanium yang ada di pasar, diantaranya kubah titanium berputar, kubah titanium untuk gapura, kubah titanium modifikasi, kubah titanium untuk makara, dan sebagainya. Untuk kubah titanium modifikasi bentuk dari kubah bisa dipesan sesuai keinginan pembeli sehingga akan banyak sekali bentuk kubah modifikasi dan akan semakin menambah variasi kubah titanium itu sendiri. Dan harga kubah masjid titanium dengan jenis modifikasi yang dilakukan.

Kubah biasanya diletakkan di atas menara atau tempat yang tinggi pada sebuah bangunan masjid, karena kubah memiliki makna khusus salah satunya sebagai identitas dari bangunan itu sendiri. Kubah masjid titanium merupakan jenis kubah yang bisa dikatakan sebagai jenis kubah modern yang paling awal daripada jenis kubah yang lainnya. Tapi kubah jenis ini memiliki penggemar tersendiri sehingga tetap mampu bertahan di tengah ketatnya persaingan dengan kubah jenis lainnya. Untuk pembuatan kubah masjid steinless ini biasanya melalui pemesanan terlebih dahulu karena ukuran menara atau bangunan masjid satu dengan yang lain tidak akan sama. Hal ini untuk meminimalisir kesalahan pemilihan kubah. Dalam proses pemesanan biasanya pengrajin akan menawarkan terlebih dahulu harga kubah masjid titanium jika tercapai kesepakata baru akan dikerjakan.

Waktu pengerjaan kubah tergantung pada ukuran dan bahan yang digunakan pada kubah. Pengrajin kubah jenis ini sangat mudah ditemui dan harga dapat disesuaikan dengan kemampuan masing – masing. Jadi diharapkan konsumen lebih jeli terhadap harga kubah masjid titanium yang ditawarkan.

Baca juga: Model Kubah Masjid dan Kubah Masjid